Kegiatan Pasanggiri Pencak Silat se-Kecamatan Jampangtengah diselenggarakan oleh IPSI (ikatan pencak silat indonesia) Jampangtengah dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus tahun 2010 dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2010 bertempat di lapangan terminal Bojonglopang. Kegiatan ini mengambil tema “Melalui Pasanggiri Pencak Silat se-Kecamatan Jampangtengah Kita Bangun Moral Bangsa yang Mandiri dan Ksatria”.
Kegiatan yang diketuai langsung oleh ketua IPSI jampangtengah ini merupakan langkah nyata pengurus IPSI Jampangtengah dalam mengimplementasikan program Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tentang pencak silat sebagai muatan lokal wajib bagi seluruh satuan pendidikan formal di Kabupaten Sukabumi, baik SD, SMP, dan SMA, terang Kusmana.
Paguron-paguron (perguruan silat-red) yang mengikuti pasanggiri adalah : PS. Putra Tajimalela, PS. Lodaya Sakti, PS. Putra Siliwangi, PS. Putra Sabondoroyot, dan PS. Citra Sakti. Pesilat-pesilat yang tampil pada pasanggiri terdiri atas : 45 pesilat anak-anak, 23 Pesilat remaja dan 10 pesilat dewasa.

Yang unik pada pasanggiri tahun ini adalah munculnya pesilat bernama Yuni Kharisma yang mengikuti pasanggiri dalam kategori tunggal anak-anak. Pesilat yang menyita perhatian seluruh penonton ini merupakan peserta paling muda di antara pesilat-pesilat kategori anak-anak lainnya. Yuni masih berumur 4 tahun berasal dari paguron Lodaya Sakti Desa Sindangresmi di bawah pimpinan Misbah. Berikut cuplikannya.
Pesilat cilik ini merupakan anak dari Dudih Suhendar (47) yang bekerja sebagai petani di Kp. Bojongnangka Rt.17/05 Desa Sindangresmi Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Ia tercatat sebagai siswa di PAUD Bojongnangka Kec. Jampangtengah.
Kita semua berharap, melalui Yuni, kebudayaan dan tradisi Sunda, khususnya pencak silat, akan lestari dan terus berkembang di tengah derasnya kebudayaan modern yang menerjang kita.
Selanjutnya mudah-mudahan dari para pembaca ada masukan dan dukungan untuk menjadikan Yuni sebagai pesilat paling muda yang mengikuti kejuaraan pada musium rekor indonesia (MURI).
Cara mendaftarkannya gimana ya?? Any suggestion?
Tah kitu bagus lah itu namanya generasi muda yang peduli kebudayaan merdeka !! hidup lah!! tong hilap cirampo ge gaduheun Alamat blog. http://www.kpcirampojampangtengah.blogspot.com. sakitu wae kang opik hayu.
Wah lucu sekali. Mudah-mudahan generasi muda bisa lebih mencintai budayanya.
aduh ka yungyun eta putra anu sakitu alit na tiasa ngibing
…….. poko namah jampang tengah IS THE BEST
Maaaantaaap we laah…..
BAGUS
Anak yang imuttzz dan baik doa ku untukmu agar engkau menjadi anak yang di sayang orang tua, teman, dan masyarakat semoga aja kamu akan menjadi anak yang sukses good luch for you
alhamdulilah,,,jampang manggung deui…numut sajarah nu tertulis dikitab suci sunda wiwitan,,,BATARA GURU MURBAWISESA DIJAMPANG(pembawa ilmu panemu)..sebagai luluhur dan cikal bakal urang jampang(jampang kaler.tengah,kidul,wetan,kulon) nami jampangpun hartosna ”jampe pangaweuruh”…bukan b’arti kanuragan doang,,tp sagala ilmu….kerajaan jampang manggung(gunung managel jampang wetan/cianjur),diteraskeun ku aki sugiwanca+kujang pilawa+hibar malimping kadieuna ku syanghyang syech haji sepuh prabu jampang manggung/kuda lalean/bunisora/borosngora..katut..syeh prabu gentar bumi…inget urang jampang teh trah ras aria.(bangsa menak)…maka hayu urang maju sapertos unina menak..ngaji,nyantri,ngarti tur sakti…pajampanga murbawisesa dimana mana…amiiiiin